Lontong Lemprak Makanan Khas Batang

Lontong Lemprak Makanan Khas Batang – NASI Megono tidak hanya tersedia di Pekalongan, Jawa Tengah. Makanan khas yang satu ini juga tersedia di Batang. Megono berasal dari kata mergo yang berarti sebab dan ono yang berarti ada. Makanan rakyat ini sangatlah gampang membuatnya, yaitu nangka muda yang dicacah kecil-kecil dan ditambahkan parutan kelapa, cabe, dan bumbu-bumbu lainnya. Nasi Megono ini sanggup disajikan bersama dengan mendoan tempe, ayam bakar, dan lain-lainnya.

“Ada sedikit perbedaan pada Nasi Megono Pekalongna bersama dengan Nasi Megono Batang, yaitu Megono Pekalongan memakai bunga kecombrang, namun di Batang tidak memakai kecombrang,”

Meskipun Nasi Megono lebih identik bersama dengan tempat Kabupaten Pekalongan, namun hampir di selama jalur terdapat warung lesehan Nasi Megono di Kabupaten Batang ini.

“Di Batang, Nasi Megono kita namakan Nasi Royal. Bedanya bersama dengan Nasi Megono, hanya terdapat dari langkah penyajiannya. Nasi Royal di Batang ini, yaitu nasi yang diberikan Megono selanjutnya dibungkus bersama dengan daun pisang dan dikukus,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Batang, Wahyu Budi lebih lanjut.

Selain Nasi Megono, Lontong Lemprak juga jadi pilihan yang kudu dicoba kalau berada di Batang. Terletak di pojok Timur Alun-alun Kota Batang, IndonesiaTripNews.com mencoba untuk makan di Lontong Lemprak Ayam Kampung “Mbak Moer” Khas Batang.

Lontong Lemprak ini tak beda jauh bersama dengan yang namanya Lontong Opor, terdiri dari lontong, ayam kampung, dan diberi kuah opor (kuah santan). Yang membedakan hanya tambahan sambal merah yang terbuat dari cabe merah dan bawang daun goreng.

Harga satu porsi Lontong Lemprak Mba Moer dihargai Rp19.000 namun kalau tak mengidamkan banyak lontongnya hanya dikurangi Rp1.000. “Untuk kuah opor pengunjung boleh pilih kuah opor encer atau kental (banyak santan),” ujar Antiningsih adik dari Mbak Moer.Pasang Bola

“Saya telah 21 th. berjualan Lontong Lemprak di alun-alun Kota Batang,” ujar Mbak Moer yang punya nama lengkap Moertiningsih.

Nama Lemprak sendiri menurut Mbak Moer, sebab pengunjung makan tidak duduk dibangku melainkan duduk lesehan/lemprakan. Warung jadi membuka pukul 17.00-22.00 WIB. “Sehari aku menggunakan 11 ekor ayam kampung bersama dengan ukuran ayam 1,5-1,7 Kg. Ayam kampung sanggup empuk sebab dimasak sekalian banyak,” ungkap Mba Moer yang mengaku warungnya selamanya dikunjungin hingga ratusan pengunjung.

Selain makanan utama Nasi Megono dan Lontong Lemprak, Kue Serabi Kalibeluk jadi camilan khas Batang. Kue serabi berbahan basic tepung dan santan ini dinamakan Serabi Kalibeluk sebab asal kue ini asli dari desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang.

Kalibeluk merupakan sentra memproses kue serabi yang memadai terkenal di Batang. Berbeda bersama dengan tempat lainnya, serabi asal Kalibeluk berukuran besar-besar, berwujud bulat, dan punya rasa khas ini sanggup dikonsumsi untuk sebagian orang.

Kue serabi ini terlalu sesuai sebagai pelengkap minum kopi disaat menanti senja. Saat datang di wilayah wisata outbound (Kedai Jerli Deswita Pandasari) dua varian rasa serabi, yaitu original dan rasa gula jawa jadi suguhan yang kudu dicoba.

“Dahulu sesungguhnya hanya dua rasa, original dan gula jawa, namun bersamaan bersama dengan perkembangan zaman, banyak varian rasa yang dikembangkan oleh generasi muda, seperti rasa stroberi cokelat, kelapa, dll,” tutup Wahyu. (evi)

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *