Makanan Gulai Banak Khas Purworejo

Makanan Gulai Banak Khas Purworejo – Orang Indonesia sebetulnya pandai memakai semua anggota tubuh sapi. Otak sapipun dimasak dengan kuah berbumbu jadi gulai otak dari Minang. Meski rasanya gurih enak, banyak orang menghindarinya sebab berkolesterol tinggi. Benarkah?

Otak sapi dikonsumsi di Indonesia, Pakistan, Meksiko, El Salvador, Amerika Serikat, Portugal, Spanyol, Italia, dan Prancis. Organ sapi ini digemari sebab bertekstur lembut dan terlalu gurih.

Di Sumatera Barat, otak sapi dimasak jadi gulai banak alias gulai otak. Otak sapi mentah dicuci bersih, dikukus atau direbus, dibuang kulit arinya, dan dipotong-potong khususnya dahulu sebelum akan dimasak.

Bumbu gulainya serupa dengan gulai Minang pada umumnya, yaitu di antaranya memakai santan, cabai merah, kunyit, dan juga bumbu, herba, dan rempah lainnya sehingga kuahnya berwarna merah-oranye dan kental.

Bedanya, gulai otak memakai asam kandis dan daun mangkokan yang dirajang halus untuk mengurangi bau amis otak sapi. Hasilnya adalah hidangan perpaduan otak yang gurih lembut dengan kuah gulai yang kental berbumbu. Lamak bana! Resepnya dapat dicek di sini.

Walau lezat, banyak orang menjauhkan hidangan ini kala bersantap di rumah makan Minang. Sebab, setiap 100 gram otak dapat mengandung 3.100 mg kolesterol atau lebih dari 10 kali lipat batas harian yang direkomendasi menurut Program Edukasi Kolesterol Nasional Amerika Serikat.

Bagaimanapun juga, menurut website Self Nutrition Data, di di dalam 100 gram otak sapi terdapat 11,7 gram protein (23% dari anjuran harian) yang berfungsi bagi otot dan juga 1 gram DHA yang menunjang merawat fungsi otak.

Otak sapi terhitung banyak mengandung selenium (21,8 mikrogram, 31% dari anjuran harian) dan tembaga (0,2 mg, 11% dari anjuran harian) per 100 gram. Selenium merawat kesehatan jaringan tubuh dengan mencegah kerusakaan akibat radikal bebas, sedang tembaga menunjang sel-sel tubuh produksi energi.

Vitamin B5 dan B12pun banyak terdapat di dalam otak sapi. Vitamin B5 (1,2 mg, 12% dari anjuran harian) berperan di dalam metabolisme dan produksi hormon. Sementara itu, 10,1 mikrogram vitamin B12 di dalam otak sapi yang melebihi wejangan harian (168%) berperan di dalam kesehatan sistem saraf dan menunjang pembentukan sel darah merah baru.

Jadi, jikalau tak tersedia pantangan, menyantap gulai otak boleh saja asal sesekali dan tak berlebihan. Disantap dengan nasi putih hangat, alamak nikmatnya!

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *